Agam, Sumbaropini
Akses vital jalan nasional Simpang Gudang-Padang Sawah, Agam Sumatera Barat, lumpuh total setelah diterjang banjir besar yang meluap dan menutup seluruh badan jalan, Selasa (30/12/2025) sore.
Jalur utama penghubung antarwilayah ini kini tidak bisa dilalui sama sekali.
Banjir terjadi tepat di Durian Kandang Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam. Air meluap deras hingga berubah menjadi arus, memaksa kendaraan berhenti total.
Ruas jalan nasional sepanjang ±1 kilometer terendam, sementara antrean kendaraan mengular hingga lebih dari 2 kilometer dari dua arah.
Situasi di lapangan semakin mencekam karena ketinggian air terus bertambah. Sejumlah pengendara terjebak berjam-jam tanpa kepastian.
Klakson kendaraan saling bersahutan, sementara sebagian sopir memilih mematikan mesin karena khawatir air masuk ke kendaraan.
Seorang sopir bernama Juli menyebut banjir mulai naik sejak pukul 17.00 WIB dan hingga sore ini belum menunjukkan tanda-tanda surut.
“Air terus naik, bukan berkurang. Jalan sudah tidak kelihatan lagi, mobil tidak mungkin lewat,” ujarnya dengan nada cemas.
Warga sekitar menyebut banjir dipicu oleh luapan air yang tidak mampu lagi ditampung saluran, ditambah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Arus air yang melintas di atas jalan nasional dikhawatirkan dapat merusak badan jalan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.
Hingga breaking news ini diturunkan, jalur nasional Simpang Gudang-Padang Sawah masih tertutup total.
Pengendara diminta tidak memaksakan diri melintas dan segera mencari jalur alternatif sambil menunggu perkembangan kondisi di lapangan.(red)





